Penjelasan ICD-10 Secara Detail dan Singkat

shape image

Penjelasan ICD-10 Secara Detail dan Singkat

ICD-10 atau ICD-X merupakan salah satu buku yang paling sering digunakan atau menjadi yang primer dalam pembelajaran Kodefikasi dalam kuliah di Rekam Medis & Informasi Kesehatan. ICD-10 juga merupakan buku yang paling berat dan tebal karena terdiri dari banyak sekali halaman. Dalam posting ini kita akan membahas tentang ICD-10.

Penjelasan ICD x atau ICD 10

Penertian ICD-10

ICD-10 sendiri memiliki kepanjangan Internasional Statistic Classification Of Disease And Related Health Problems Tenth Revision. Menurut Gemala Hatta ICD-10 adalah sistem klasifikasi yang komprehensif dan diakui secara Internasional. ICD-10 juga disebut dengan alfanumerik yang diberikan setiap diagnosa, deskripsi dari gejala atau kemarian yang dikaitkan dengan manusia.

Kode-kode ini berguna dalam melakukan identifikasi dan merekam gejala, tanda, keluhan, situasi dan penyebab cidera atau penyakit dari pasien. Kode-kode ini bersifat universal di seluruh dunia, yang bermanfaat bagi dokter-dokter dalam memahami masalah medis dengan tepat dan akurat.

Selain itu, kode-kode dalam ICD-10 juga berguna dalam pengklaiman suransi, karena dengan menggunakan kode-kode tersebut membuat kita tidak perlu menjelaskan secara rinci terkait diagnosa dan pengobatan.

Jenis-Jenis ICD-10

Secara garis besar, ICD-10 terdiri dari 3 bagian yang saling berhubungan. 3 bagian itu terdiri dari Volume 1, Volume 2, dan Volume 3. Untuk penjelasannya akan dijelaskan pada bagian di bawah ini.

Volume 1

Volume 1 berisi tentang Tabular List atau Daftar Tabulasi. Pada Volume 1 ini akan dibagi menjadi beberapa bab berdasarkan penyakit sistem tubuh manusia, penyakit khusus, atau faktor eksternal. Bab-bab selanjutnya dibagi menjadi beberapa blok yang mengelompokkan secara rinci menjadi kategori yang memiliki beberapa faktor umum. Untuk bab-bab atau tabular list bisa dilihat di sini

Kategori tersebut ditunjukkan oleh kode yang berjumlah 3 karakter, dan pada lanjutannya dibagi lagi menjadi kode untuk karakter 4 untuk yang lebih spesifik. Pada kode tertentu memiliki karakter pelengkap opsional untuk detail yang lebih banyak.

Volume 2

Pada Volume 2 berisi tentang Instruction Manual, yaitu pedoman tentang cara menggunakan Volume 1 dan Volume 2. Atau juga merupaka pengantar klasifikasi dan petunjuk tentang bagaimana menggunakan klasifikasi untuk kode sertifikat kematian, catatan medis RS dan informasi lainnya. 

Volume 3

Untuk Volume 3 merupakan Alphabetical Index (indeks alfabet) yang memuat daftar alfabet dari penyakit dan kondisi yang memiliki kode pada Daftar Tabulasi (volume 1). Pada bagian ini terdapat lebih banyak entri dalam index dari pada Tabular List karena beberapa penyakit memiliki lebih dari satu nama dan beberapa penyakit dikelompokkan dalam satu kode.

Jadi Volume 1 dan 3 harus digunakan bersamaan untuk menentukan kode dengan benar. Untuk penggunaannya yang pertama dengan memeriksa pada Volume 3 (index) untuk kode yang dipilih yang mewakili penyakit, kemudian melihat di Volume 1 untuk mengkonfirmasi kode pilihan tersebut.

Pada Volume 3 ini berisikan panduan pemilihan kode yang sesuai dengan kondisi yang tidak ditampilkan pada Tabular List, tabel neoplasma, indeks penyebab cedera eksternal, daftar obat-obatan dan bahan kimia. Volume 3 ini juga berisi 4 bagian antara lain:

  1. Pendahuluam, yang menjelaskan tujuan indeks, peraturan umum dan konvensi yang digunakan dalam indeks
  2. Section 1, daftar alfabet istilah yang berkaitan dengan penyakit, sifat cedera, alasan untuk kontak dengan layanan kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia.
  3. Section 2, daftar alfabet penyebab luar dari cedera, morbiditas dan mortalitas.
  4. Section 3, daftar susunan obat-obatan dan bahan kimia yang disusun menurut alfabet

Perlu diperhatikan bahwa ejaan penyakit pada Volume 1 (Tabular List) menggunakan ejaan Bahasa Inggris British dan Volume 3 (Alphabetical Index) menggunakan ejaan Bahasa Inggris Amerika.

Sekian posting tentang penjelasan ICD-X secara detail dan singkat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian semua, dan terima kasih sudah berkujung ke blog ini.

Sumber www.who.int

Baca Juga

Artikel Terkait

Posting Komentar

© 2021 Rekam Medik By G41150967